Profil Kimia Farma

PROFIL KIMIA FARMA

Kimia Farma adalah perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1817. Nama perusahaan ini pada awalnya adalah NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co. Berdasarkan kebijaksanaan nasionalisasi atas eks perusahaan Belanda di masa awal kemerdekaan, pada tahun 1958, Pemerintah Republik Indonesia melakukan peleburan sejumlah perusahaan farmasi menjadi PNF (Perusahaan Negara Farmasi) Bhinneka Kimia Farma. Kemudian pada tanggal 16 Agustus 1971, bentuk badan hukum PNF diubah menjadi Perseroan Terbatas, sehingga nama perusahaan berubah menjadi PT Kimia Farma (Persero).

Latest News

Optimis Kurs Stabil, Kimia Farma (KAEF) Tetap Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Perkiraan bahwa kurs rupiah akan lebih stabil dan menguat di tahun ini tentu merupakan berita baik bagi produsen farmasi. Tak terkecuali PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang sebagian besar bahan bakunya diperoleh dari impor.

Ganti Winarno, Sekretaris Perusahaan KAEF mengatakan perseroan cukup optimis tahun ini bakal lebih baik dibandingkan tahun lalu. "Terkait dengan kurs, tentunya seluruh pelaku industri farmasi akan memiliki dampak positif mengingat hampir sebagian besar bahan baku farmasi masih impor," terangnya kepada Kontan.co.id, Kamis (17/1).

Selain itu perseroan juga telah meneken kontrak bahan baku selama 2 tahun mulai dari 2018 kemarin dan 2019 sekarang untuk menekan biaya bahan baku tersebut. Manajemen menjelaskan beban pokok penjualan KAEF tidak sampai 90%, tetapi terjaga dikisaran 60% hingga 65% terhadap pendapatan.

Kimia Farma Sasar Industri Lifestyle dan Kecantikan

Peta pasar kesehatan mengalami disrupsi seiring dengan penerapan program BPJS Kesehatan. Pasalnya, kini orang yang sakit sudah dapat di-cover dengan BPJS. Hal ini berdampak pada proses bisnis Kimia Farma, yang awalnya hidup dari sektor pasar pemerintah.

 “Jadi, yang dulunya Kimia Farma menyediakan obat yang mengobati orang sakit, sekarang (obatnya) sudah ditangani BPJS. Kami sebenarnya sudah tidak bisa lagi mendapatkan pasien kalau kami tidak berbuat sesuatu,” ungkap Pujianto, Direktur Pengembangan Bisnis Kimia Farma pada acara National Workshop Series on Innovation and Technology di Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Info KEGIATAN

| Peduli Kemandirian Ekonomi Pesantren Kimia Farma Wujudkan Kebun Gizi Hidroponik |

PT Kimia Farma (Persero) Tbk atau Kimia Farma turut mendukung pengembangan kemandirian ekonomi di kalangan pondok pesantren. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Pemberdayaan Santri, Kimia Farma bersinergi dengan Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (LAZNAS BMH) mewujudkan Kebun Gizi Hidroponik di Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat.