Kimia Farma memiliki 5 (lima) fasilitas produksi yang tersebar di 5 (lima) kota di Indonesia. Kelima fasilitas produksi tersebut telah mendapat sertikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), sertifikat Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB), sertifikat Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB), sertifikat Cara Pembuatan Bahan Baku Obat yang Baik (CPBBAOB) dan sertikat ISO 9001 dan ISO 14001 dari Llyod’s, SGS dan TUV.

1. Fasilitas Produksi Jakarta, DKI Jakarta

 

Satu-satunya pabrik di Indonesia yang ditugaskan pemerintah untuk memproduksi obat golongan narkotika dan ARV (Antiretroviral). Pabrik ini telah mendapat sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), sertifikat Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB), sertifikat Sistem Manejemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dengan Kategori Gold dari Kementerian Tenaga Kerja, telah diaudit oleh PT BKI (Bina Klasifikasi Indonesia), serta telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO-9001:2008. Pabrik ini juga mendapatkan Proper Peringkat Biru dalam pengelolaan lingkungan hidup dari Kementerian Lingkungan Hidup dan penghargaan Walikota Jakarta Timur untuk Penerapan Corporate Social Responsibility (CSR).

2. Fasilitas Produksi Bandung, Jawa Barat

  Pabrik ini memproduksi obat dan obat traditional Indonesia. Fasilitas produksi telah dilengkapi dengan Sertifikat CPOB dan Sertifikat CPOTB dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Pabrik ini menerapkan sistem manajemen mutu ISO-9001:2008, serta mendapatkan Proper Peringkat Biru dalam pengelolaan lingkungan hidup dari Kementerian Lingkungan Hidup.

3. Fasilitas Produksi Semarang, Jawa Tengah

 

Pabrik di Jawa Tengah ini khusus memproduksi minyak jarak, edible oils, dan kosmetika (bedak) dan telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO-9001:2008, serta mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB) dan memperoleh sertifikat (HACCP) untuk memproduksi edible oils dan sertifikat Halal dari MUI untuk seluruh produk yang dihasilkan.

4. Fasilitas Produksi Watudakon, Jawa Timur

  Satu-satunya pabrik pengolah tambang iodium di Indonesia, pabrik ini memproduksi sediaan kapsul lunak, salep/krim, tablet serta telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO- 9001:2008 dan ISO-14001, serta mendapatkan sertifikat CPOB dalam memproduksi semua jenis sediaan yang diproduksi dan sertifikat CPBBAOB untuk memperoduksi garam farmasi natrium klorida dan memdapatkan sertifikat CPBBAOB untuk pabrik pengolahan garam farmasi pertama di Indonesia dengan kapasitas 2000 ton per tahun. Pabrik ini mendapatkan Proper Peringkat Biru dalam pengelolaan lingkungan hidup dari Kementerian Lingkungan Hidup.

5. Fasilitas Produksi Medan, Sumatera Utara

  Pabrik Medan memproduksi obat dalam sediaan tablet, krim, dan kapsul. Dan telah mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk seluruh jenis sediaan yang diproduksi serta menerapkan sistem manajemen mutu ISO-9001:2008.