Dukung Sumbar sebagai Destinasi Pariwisata, Kimia Farma Hadir di Hari Pers Nasional 2018

 

 

Padang, (8/2) – Sebagai tuan rumah pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018, Kota Padang patut berbangga. Pasalnya, rangkaian kegiatan HPN 2018 menarik perhatian masyarakat khususnya insan pers untuk berkunjung di ibu kota provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Momen ini pun dimanfaatkan oleh beberapa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk berpartisipasi dalam HPN 2018, mengingat sejauh ini insan pers telah berkontribusi dalam penyebaran informasi mengenai perusahaan-perusahaan BUMN.

Pada kesempatan ini, Kementerian BUMN bersama PT Kimia Farma (Persero) Tbk (Perseroan) melaksanakan kegiatan bakti sosial untuk masyarakat dan insan pers pada 8 Februari 2018 di Kantor Cabang Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar, Jalan Bagindo Aziz Chan No. 8, Padang. Direktur Utama Kimia Farma, Honesti Basyir menyerahkan bantuan 200 paket suplemen kesehatan kepada masyarakat melalui Persatuan Wartawan Indonesia yang disaksikan oleh Menteri BUMN, Rini M. Soemarno.

“Semoga bantuan suplemen kesehatan dari Kimia Farma yang merupakan salah satu BUMN Farmasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan insan pers karena mereka bekerja tanpa mengenal lelah, tanpa mengenal waktu juga. Alangkah baiknya mereka juga mengkonsumsi suplemen sebagai penunjang kesehatan disela-sela aktivitas peliputan berbagai peristiwa yang padat,” ungkap Honesti Basyir.   

Di akhir rangkaian HPN 2018, Menteri BUMN beserta beberapa Direksi perusahaan BUMN termasuk Direktur Utama Kimia Farma mengikuti Pencanangan Sinergi BUMN Mendukung Sumbar sebagai Destinasi Pariwisata di Pantai Muaro Lasak Padang. Hal ini sejalan dengan tujuan penyelenggaraan HPN 2018 di Kota Padang yang sekaligus untuk menggaungkan potensi wisata di Sumbar. Diharapkan Sumbar semakin menjadi kawasan destinasi pariwisata pilihan baik untuk turis domestik maupun mancanegara sehingga aktivitas ekonomi masyarakat pun ikut meningkat.

Points of Interests Sumatera Barat itu melimpah, diantaranya Mentawai, Ngarai Sianok, Danau Maninjau, Danau Singkarak, Gunung Kerinci, dan masih banyak lagi. Nah, kami tentunya mendukung aksi sinergi BUMN ini dalam mengangkat Provinsi Sumatera Barat sebagai objek wisata unggulan apalagi disini Kimia Farma telah memiliki jaringan 20 apotek dan 9 klinik kesehatan tersebar di beberapa wilayah dan akan terus kami kembangkan termasuk pendirian laboratorium klinik secara bertahap,” imbuh Honesti Basyir.

PREVIOUS INFORMATION


Peresmian Fasilitas Produksi Rapid Test Kimia Farma

 

 

Denpasar, (24/1) - Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan pelayanan atas kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan. Melalui perusahaan BUMN Farmasi, PT Kimia Farma (Persero) Tbk (Perseroan), pembangunan Fasilitas Produksi Rapid Test telah memasuki tahap penyelesaian dan mulai beroperasi tahun ini.

Fasilitas Produksi Rapid Test Kimia Farma diresmikan oleh Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek serta disaksikan oleh jajaran Kementerian Kesehatan RI; Dewan Komisaris Kimia Farma; dan Direktur Utama Kimia Farma, Honesti Basyir beserta jajaran Direksi Kimia Farma Group, pada 24 Januari 2018 di Gedung Rapid Test, Jalan Cargo Taman II No. 9, Denpasar, Bali.

“Fasilitas produksi rapid test ini merupakan industri alat kesehatan yang ada di Provinsi Bali. Diharapkan Provinsi Bali yang selama ini terkenal dengan industri pariwisata, menjadi terkenal dengan industri alat kesehatan,” kata Menkes Nila Moeloek.

“Kehadiran Kimia Farma di seluruh pelosok negeri merupakan komitmen kami dalam mendukung peran pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat serta melalui Kementerian BUMN untuk memberikan sumbangan bagi perkembangan perekonomian nasional,” ungkap Honesti Basyir dalam sambutannya.

Fasilitas Produksi Rapid Test Kimia Farma merupakan pabrik yang dapat memproduksi alat diagnostik rapid test skala industri di Indonesia. Berdiri di atas lahan milik Perseroan seluas 375 m2, Fasilitas Produksi Rapid Test mulai beroperasi pada awal tahun 2018. Rapid test digunakan untuk pemeriksaan atau screening medis awal dengan menggunakan peralatan yang sederhana serta memberikan hasil dalam waktu yang cepat.

Produk alat kesehatan test kit yang dihasilkan, yaitu:
1. Test Kehamilan (hCG test)
2. Tes Hepatitis (HBsAg test)
3. Tes Sifilis
4. Tes Malaria
5. Tes Dengue (IgG/IgM test)
 
Test kit yang sedang dalam proses perizinan untuk diproduksi adalah:
1. HIV 1&2 Test
2. Drug Test; yang terdiri atas Morphine Test, Cocaine Test, Mariyuana Test, Amphetamine Test, Methamphetamine Test, Ecstasy Test, dan Benzodiazepine Test.
 
Fasilitas Produksi Rapid Test merupakan wujud komitmen kemandirian Kimia Farma yang diharapkan dapat mengembangkan produk lokal Indonesia serta sebagai upaya Perseroan menjadi perusahaan Healthcare pilihan utama yang terintegrasi dan menghasilkan nilai yang berkesinambungan.

Khitanan Masal Anak Indonesia

Temanggung, (28/12) - Khitan merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukkan bagi seorang muslim dan juga berkaitan dengan aspek kesehatan. Namun tidak banyak orang tua yang mampu mengeluarkan biaya khitan untuk anak-anaknya, khususnya bagi yatim dhuafa.

Read more ...