Kendati telah bekerja sama dengan perusahaan setempat, PT Kimia Farma Tbk. Masih menjajaki partner baru untuk mendirikan apotek di Malaysia.

Sekertaris Perusahaan Farida Astuti mengatakan saat ini telah menjalin kerja sama perusahaan farmasi asal Malaysia yaitu Averroes Pharmaceutical, Sdn, Bhd.

Bersama perusahaan tersebut emiten berkode KAEF ini telah membangun apotek di Shah Alam, Kuala Lumpur. “Kami memang sedang ada penjajakan dengan partner baru selain Averroes ini. Niatnya mau bikin apotek juga,” jelasnya kepada Bisnis

 

Menurut rencana, BUMN ini akan menambah dua apotek baru di Negeri Jiran tersebut. Dengan penjajakan partner baru ini, kemungkinan besar target apotek baru di Malaysia akan bertambah pada tahun ini.

Menurut Farida, pembangunan apotek dan klinik merupakan salah satu prioritas utama perseroan pada tahun ini. Di dalam negeri, KAEF telah memiliki 617 apotek yang sebagian besar terletak di Jawa.

Perseroan menganggarkan belanja modal Rp 590 miliar untuk mengeksekusi rencana itu. Adapun, target apotek dan klinik baru pada tahun ini masing-masing 100 unit. Kendati demikian, program ekspansi ini baru akan berjalan pada semester II/2015

Sepanjang tahun lalu, perseroan merealisasikan belanja modal Rp 657 miliar atau sekitar 70% dari total anggaran yang dicanangkan senilai Rp 939 miliar. Usaha apotek dijalankan oleh anak usaha PT Kimia Farma Apotek

*Bisnis Indonesia, Kamis 7 Mei 2015