Pada hari Jumat, 11 Desember 2015 seluruh jajaran pejabat Kimia Farma, baik itu dari holding maupun anak perusahaan, mulai dari level Manager sampai dengan Direksi, melakukan Rapat Kerja Terbatas di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

 

 

Rapat kerja ini membahas tentang berbagai macam rencana kerja perusahaan yang terangkum dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Kimia Farma yang sekiranya akan menjadi acuan aktivitas perusahaan dalam kurun waktu 2016 s/d 2020

 

Acara diawali dengan pembukaan oleh Direktur Utama , Bapak Rusdi Rosman, dimana dalam pembukaan tersebut, beliau menegaskan kembali kepada kita prihal perubahan dan inovasi dalam perusahaan. Kalau kita tidak memberikan yang terbaik kepada perusahaan, maka kita bisa tergilas.

 

Ambil contoh salah satu perusahaan handphone yang terkenal di Eropa, perusahaan sebesar itu bisa collapse. Perusahaan tersebut, telah gagal sejak 2001 untuk mempertahankan peran sebagai inovator utama telepon seluler

Penurunan kinerja penjualan Nokia mulai terjadi pada 2001. Pasar mereka pelan-pelan terus tergerus produk telepon pintar, dimulai oleh perusahaan handphone lainnya yang sekarang mendominasi pasar

Kegagalan membaca perubahan kebutuhan konsumen adalah salah satunya. Bagaimana dengan kita, kalau kita tidak cepat berubah, maka kita akan tertinggal,” kata beliau dalam sambutannya.

 

Dalam RJPP baru ini, perusahaan memfokuskan jalannya perusahaan berdasarkan 4 Pilar Usaha, yaitu :

 

A. Penguatan Produk dan Pengembangan Bisnis Produk Perseroan

B. Penguatan dan Pengembangan Bisnis Layanan Jasa Distribusi dan Retail

C. Optimalisasi Bisnis Non Inti Perseroan

D. Penguatan Infrastruktur Supportive dan Sistem Operational Excelences

 

Dalam rakertas tersebut, perusahaan juga mensosialisasikan visi misi terbaru perusahaan yaitu

 

Visi :

Menjadi Perusahaan Healthcare Pilihan Utama yang Terintegrasi dan Menghasilkan Nilai yang Berkesinambungan.

 

Misi :

  1. Melakukan aktivitas usaha di bidang-bidang industri kimia dan farmasi, perdagangan dan jaringan distribusi, retail farmasi dan layanan kesehatan serta optimalisasi aset.
  2. Mengelola perusahaan secara Good Corporate Governance dan operational excellence, didukung oleh SDM professional
  3. Memberikan nilai tambah dan manfaat tinggi kepada seluruh stakeholder

“Perusahaan memiliki visi misi besar untuk menyikapi berbagai macam perubahan global yang terjadi belakangan ini. Direksi menginginkan pengembangan terlebih dahulu, ketika pengembangan berhasil tinggal memetik buahnya untuk kita sama-sama menaikkan kesejahteraan pegawai,” tutup Dirut dalam sambutannya

 

DSC 8973