PENGUMUMAN

RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN

PT KIMIA FARMA (PERSERO) Tbk TAHUN BUKU 2016

 

Direksi PT Kimia Farma (Persero) Tbk (selanjutnya disebut "Perseroan"), berkedudukan di Jakarta Pusat, dengan ini memberitahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (selanjutnya disebut "Rapat") pada :

 

                                                 Hari / tanggal     :   Kamis, 20 April 2017

                                                     Waktu            :  14:40 WIB s/d 16:40

                                                   Tempat            :  Flores Ballroom Hotel Borobudur

                                                                             Jalan Lapangan Banteng Selatan - Jakarta Pusat

 

Rapat tersebut dipimpin oleh dr. Farid Wadjdi Husain, Sp.BD., KBD selaku Komisaris Utama berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Perseroan Nomor : KEP-002/KOM-KF/III/2017 tanggal 23 Maret  2017.

A. Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan

Rapat dihadiri oleh 5 (lima) dari 5 (lima) Anggota Dewan Komisaris dan 5 (lima) Anggota Direksi Perseroan, sebagai berikut :

Dewan Komisaris Direksi
Komisaris Utama/Independen Dr.Farid Wadjdi Husain,Sp.BD.,KBD Direktur Utama Rusdi Rosman
Komisaris Prof.Dr.Dewi Fortuna Anwar,MA Direktur Keuangan Farida Astuti
Komisaris Independen
Prof.Dr.Wahono Sumaryono,Apt.,APU Direktur Produksi & Supply Chain Jisman Siagian
Komisaris dr.Untung Suseno Sutarjo,M.Kes Direktur Pengembangan Bisnis M.Wahyuli Syafari
Komisaris Muh. Umar Fauzi Direktur Umum & Human Capital Pujianto

 B. Kuorum Kehadiran Para Pemegang Saham

Rapat dihadiri oleh para Pemegang Saham dan/atau kuasa Pemegang Saham yang seluruhnya mewakili 5.042.256.950 saham termasuk di dalamnya saham seri A Dwiwarna atau merupakan 90,7860451% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang dikeluarkan Perseroan sampai denganhari Rapat, yaitu sejumlah 5.554.000.000 yang terdiri dari :

  • 1(satu) saham seri A Dwiwarna, dan
  • 5.553.999.999 saham seri B

dengan memperhatikan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 27 Maret 2017

C. Mata Acara Rapat

Rapat diselenggarakan dengan Mata Acara Rapat, sebagai berikut :

1.  Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2016 termasuk di dalamnya Laporan Kegiatan Perseroan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016

2. Persetujuan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Tahun Buku 2016 serta Pengesahan Laporan Keuangan PKBL yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016

3.   Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2016

4.  Penetapan Gaji/Honorarium, Tunjangan dan Fasilitas lainnya bagi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk Tahun 2017 dan Tantiem untuk Tahun Buku 2016

5. Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2017

6.  Persetujuan untuk menjaminkan aset Perseroan dengan nilai yang melebihi 50% dari Kekayaan Bersih Perseroan dalam rangka perolehan pendanaan

7. Pengukuhan Pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-03/MBU/12/2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-09/MBU/07/2015 tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan Badan Usaha Milik Negara

8.  Perubahan Anggaran Dasar Perseroan

9.  Perubahan Susunan Pengurus Perseroan

 

D. Kesempatan Tanya Jawab

Pada setiap mata acara Rapat telah diberikan kesempatan kepada Pemegang Saham dan kuasa Pemegang Saham untuk tanya jawab mengenai materi yang dibahas

E. Mekanisme Pengambilan Keputusan

Keputusan Rapat diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan berdasarkan musyawarah mufakat tidak tercapai, maka keputusan diambil dengan pemungutan suara dengan menyerahkan kartu suara

F. Keputusan Rapat

Dalam Rapat tersebut telah diambil keputusan yaitu sebagaimana dituangkan dalam Akta Risalah Rapat tertanggal 20 April 2017 No.46 , yang minuta aktanya dibuat oleh Notaris Mochamad Nova Faisal, SH, MKn, yang pada pokoknya adalah sebagai berikut :

Mata Acara Pertama dan Mata Acara Kedua dilakukan pembahasan dan pemungutas suara secara bersamaan

Mata Acara Pertama

Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2016 termasuk di dalamnya Laporan Kegiatan Perseroan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016

Mata Acara Kedua

Persetujuan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Tahun Buku 2016 serta Pengesahan Laporan Keuangan PKBL yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016

Jumlah Penanya

Dalam Mata Acara Rapat Pertama dan Kedua tidak terdapat penanya

Hasil Perhitungan Suara

TIDAK SETUJU ABSTAIN SETUJU
0 0 100%

Dengan demikian Rapat dengan suara terbanyak memutuskan :

1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Konsolidan Tahun Buku 2016 termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2016, dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan Konsolidasian Tahun Buku 2016 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi & Rekan (Member dari HLB International), termasuk penyajian kembali (restatement) Laporan Keuangan Tahun Buku 2015, sesuai dengan laporannya Nomor Ref : 028/LAI-KF/II/17 tanggal 23 Februari 2017 dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material.

2. Menyetujui Laporan Kegiatan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Perseroan Tahun Buku 2016 dan mengesahkan Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Perseroan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi & Rekan (Member dari HLB International) sesuai dengan laporannya nomor 028E.LAI-KF/II/17 tanggal 23 Februari 2017 dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material.

3. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan Perseroan, termasuk terhadap pengurusan dan pengawasan PKBL yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2016, sepanjang bukan merupakan tindakan pidana atau melanggar ketentuan dan prosedur hukum yang berlaku, serta tercatat dalam Laporan Tahunan, Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016

Mata Acara Ketiga

Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2016

Jumlah Penanya

Dalam Mata Acara Rapat Ketiga tidak terdapat penanya

Hasil Perhitungan Suara

TIDAK SETUJU ABSTAIN SETUJU
0 0 100%

Dengan demikian Rapat dengan suara terbanyak memutuskan :

1. Penggunaan laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2016 sebesar Rp. 267.414.092.891,- (Dua Ratus Enam Puluh Tujuh Miliar Empat Ratus Empat Belas Juta Sembilan Puluh Dua Ribu Delapan Ratus Sembilan Puluh Satu Rupiah) yaitu sebagai berikut :

  1. Dividen sebesar 20% atau Rp 53.485.020.000,- (Lima Puluh Tiga Miliar Empat Ratus Delapan Puluh Lima Juta Dua Puluh Ribu Rupiah) ditetapkan sebagai Dividen Tunai, dibagikan kepada para pemegang saham yang akan dibayarkan dengan ketentuan sebagai berikut :
    1. 1. Khusus Dividen bagian Pemerintah atas kepemilikan 90,03% saham sebesar Rp 48.150.000.000,- (Empat Puluh Delapan Miliar Seratus Lima Puluh Juta Rupiah) agar disetorkan ke Rekening Kas Umum Negara
    2. 2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen tahun buku 2016 sesuai ketentuan yang berlaku
  2. Sebesar 80% atau Ro 213.929.072.891,- (Dua Ratus Tiga Belas Miliar Sembilan Ratus Dua Puluh Sembilan Juta Tujuh Puluh Dua Ribu Delapan Ratus Sembilan Puluh Satu Rupiah) akan digunakan sebagai Cadangan Perusahaan

2. Terhadap Saldo Laba yang belum ditentukan penggunaannya sampai dengan tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 sebesar Rp 75.338.211.040,- (Tujuh Puluh Lima Miliar Tiga Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Dua Ratus Sebelas Ribu Empat Puluh RUpiah)

Mata Acara Keempat

Penetapan Faji/Honorarium, Tunjangan dan Fasilitas bagi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk Tahun Buku 2017 dan Tantiem untuk Tahun Buku 2016

Jumlah Penanya

Dalam Mata Acara Rapat Keempat terdapat 1 (satu) orang penanya

Hasil Perhitungan Suara

TIDAK SETUJU ABSTAIN SETUJU
0 0 100%

Dengan demikian Rapat dengan suara terbanyak memutuskan :

1. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan besarnya tantiem untuk Tahun Buku 2016 serta menetapkan honorarium, tunjangan, fasilitas dan insentif bagi anggota Dewan Komisaris untuk Tahun 2017

2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan besarnya tantiem untuk Tahun Buku 2016 serta menetapkan gaji, tunjangan, fasilitas dan insentif lainnya bagi Direksi untuk tahun 2017

Mata Acara Kelima

Penunjukkan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk Tahun Buku 2017

Jumlah Penanya

Dalam Mata Acara Rapat Kelima tidak ada penanya

Hasil Perhitungan Suara

TIDAK SETUJU ABSTAIN SETUJU
0 0 100%

Dengan demikian Rapat dengan suara terbanyak memutuskan

1.  Menunjuk kembali Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi & Rekan (member of HLB International) untuk mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Laporan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Tahun Buku 2017

2.  Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk :

  a. Menetapkan besaran imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik tersebut

  b. Menetapkan Kantor Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik dimaksud karena sebab apapun
      tidak dapat menyelesaikan audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Laporan Program Kemitraan   
     dan Bina Lingkungan (PKBL) untuk Tahun Buku 2016, termasuk menetapkan besaran imbalan jasa audit dan
     persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik Pengganti

Mata Acara Keenam

Persetujuan untuk menjaminkan aset Perseroan dengan nilai yang melebihi 50% dari kekayaan bersih Perseroan dalam rangka perolehan pendanaan

Pengukuhan Pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN PER-09/MBU/07/2015 tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan (PKBL) Badan Usaha Milik Negara

Jumlah Penanya

Dalam Mata Acara Rapat Keenam tidak terdapat penanya

Hasil Perhitungan Suara

TIDAK SETUJU ABSTAIN SETUJU
0 0 100%

Dengan demikian Rapat dengan suara terbanyak memutuskan :

  1. Menyetujui untuk menjaminkan aset Perseroan yang nilainya melebihi 50% dari kekayaan bersih Perseroan dalam rangka memperoleh pendanaan dengan nilai maksimal sebesar Rp 3,5 triliun, dengan ketentuan pelaksanaan penandatanganan perjanjian terkait dengan pendanaan tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar

  2. Memberikan kewenangan kepada Direksi untuk menandatangani perjanjian pengikatan jaminan dan surat atau dokumen lainnya terkait pendanaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Mata Acara Ketujuh

Pengukuhan Pemberlakuan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-03/MBU/12/2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-09/MBU/07/2015 tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan Badan Usaha Milik Negara

Jumlah Penanya

Dalam Mata Acara Rapat Ketujuh tidak terdapat penanya

Hasil Perhitungan Suara

Dalam Mata Acara Rapat Ketujuh terdapat 1 (satu) orang penany

Hasil Perhitungan Suara

TIDAK SETUJU ABSTAIN SETUJU
0 0 100%

Dengan demikian Rapat dengan suara terbanyak memutuskan:

Mengukuhkan Pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-03/MBU/12/2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-09/MBU/07/2015 tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan Badan Usaha Milik Negara

Setelah RUPS mengukuhkan Peraturan Menteri Negara BUMN ini, Perseroan akan melakukan penyesuaian Peraturan PKBL, yang akan ditetapkan dalam suatu Keputusan Direksi

 

Mata Acara Kedelapan

Perubahan Anggaran Dasar Perseroan

Jumlah Penanya

Dalam Mata Acara Rapat kedelapan tidak terdapat penanya

Hasil Perhitungan Suara

Dalam Mata Acara Rapat Kedelapan terdapat 1 (satu) orang penany

Hasil Perhitungan Suara

TIDAK SETUJU ABSTAIN SETUJU
0 0,6997144% 99,3002856%

Dengan demikian Rapat dengan suara terbanyak memutuskan:

  1. Perubahan dan/atau penyesuaian standarisasi Anggaran Dasar BUMN terbuka dengan cara menyusun kembali seluruh Anggaran Dasar Peseroan, sesuai Surat Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku Pemegang Saham Seri A Dwiwarna
  2. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk melakukan perubahan dan/atau perbaikan terhadap ketentuan Anggaran Dasar instansi yang terkait dengan perusahaan publik dan/atau Pemegang Saham Seri A Dwiwarna
  3. Pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan dengan Hak Substitusi untuk menyatakan perubahan dan/atau penyesuaian Anggaran Dasar tersebut ke Akta Notaris dan selanjutnya mengajukan persetujuan dan pelaporan serta pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan/atau instansi yang berwenang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku

Mata Acara Kesembilan

Perubahan Susunan Pengurus Perseroan

Jumlah Penanya

Dalam Mata Acara Rapat Kesembilan terdapat 1 (satu) orang penanya

Hasil Perhitungan Suara

TIDAK SETUJU ABSTAIN SETUJU
0 0,6997144% 99,3002856%

  1. Memberhentikan dengan hormat nama tersebut dibawah ini sebagai anggota Direksi Perseroan :

  1. Sdr. Rusdi Rosman sebagai Direktur Utama;
  2. Sdr. Jisman Siagian sebagai Direktur;
  3. Sdr. Farida Astuti sebagai Direktur;
  4. Sdr. Pujianto sebagai Direktur;
  5. Sdr. M Wahyuli Syafari sebagai Direktur.

      dengan ucapan terima kasih atas pengabdiannya selama memangku jabatan tersebut

  2. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sehingga menjadi sebagai berikut

  1. Direktur Utama menjadi Direktur Utama;
  2. Direktur menjadi Direktur Keuangan;
  3. Direktur menjadi Direktur Produksi dan Supply Chain
  4. Direktur menjadi Direktur Pengembangan Bisnis;
  5. Direktur menjadi Direktur Umum dan Human Capital;

       untuk selanjutnya, pembagian tugas dan wewenang masing-masing anggota Direksi mengacu pada Anggaran
       Dasar Perseroan

  3. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi Perseroan :

  1. Sdr. Honesti Basyir sebagai Direktur Utama;
  2. Sdr. I.G.N Suharta Wijaya sebagai Direktur Keuangan;
  3. Sdr. Verdi Budidarmo sebagai Direktur Produksi dan Supply Chain;
  4. Sdr. Pujianto sebagai Direktur Pengembangan Bisnis;
  5. Sdr. Arief Pramuhanto sebagai Direktur Umum dan Human Capital

       dengan masa jabatan terhitung sejak ditutupnya rapat dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ke -5,
       tanpa mengurangi hak RUPS memberhentikan sewaktu-waktu

JADWAL DAN TATACARA PEMBAYARAN DIVIDEN TUNAI

 

NO KETERANGAN TANGGAL
1 Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen)
  • Pasar Reguler dan Negosiasi
  • Pasar Tunai

 

28 April 2017
4 Mei 2017

2 Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen)
  • Pasar Reguler dan Negosiasi
  • Pasar Tunai

 

2 Mei 2017
5 Mei 2017

3 Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak Dividen (Recording Date) 4 Mei 2017
4


Tanggal Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 201
6


24 Mei 2017
5 Dividen Tunai per saham = Rp 9,63
 

 

  1. Dividen Tunai akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (“DPS”) atau recording date pada tanggal 4 Mei 2017 dan/atau pemilik saham perseroan pada sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek ndonesia (“KSEI”) pada penutupan perdagangan tanggal 4 Mei 2017.
  2. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI, pembayaran dividen tunai dilaksanakan melalui KSEI dan akan didistribusikan ke dalam rekening perusahan Efek dan/atau Bank Kustodian pada tanggal 24 Mei 2017. Bukti pembayaran dividen tunai akan disampaikan oleh KSEI kepada Pemegang Saham melalui Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian dimana Pemegang Saham membuka rekeningnya. Sedangkan bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI maka pembayaran dividen tunai akan ditransfer ke rekening Pemegang Saham.
  3. Dividen tunai tersebut akan dikenakan pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku. Jumlah pajak yang dikenakan akan menjadi tanggungan Pemegang Saham yang bersangkutan serta dipotong dari jumlah dividen tunai yang menjadi hak Pemegang Saham yang bersangkutan.
  4. Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib Pajak Dalam Negeri yang berbentuk badan hukum yang belum mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak (“NPWP”) diminta menyampaikan NPWP kepada KSEI atau Biro Administrasi Efek/BAE PT Datindo Entrycom (“BAE”) dengan alamat Jl Hayam Wuruk No 28 Jakarta 10120  paling lambat tanggal 4 Mei 2017 pada pukul 16.00 WIB. Tanpa pencantuman NPWP, dividen tunai yang dibayarkan kepada Wajib Pajak Dalam Negeri tersebut akan dikenakan tarif PPh lebih tinggi 100% dari tarif normal.
  5. Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang pemotongan pajaknya akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan Penghidaran Pajak Berganda (“P3B”) wajib memenuhi persyaratan pasal 26 Undang-undang pajak penghasilan No. 36 Tahun 2008 tentang perubahan keempat atas Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan serta menyampaikan form DGT-1 atau DGT-2 yang telah dilegalisasi oleh Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Masuk Bursa kepada KSEI atau BAE paling lambat tanggal 17 Mei 2017, tanpa adanya dokumen dimaksud, dividen tunai yang dibayarkan akan dikenakan PPh pasal 26 sebesar 20%.
  6. Bukti pemotongan pajak dapat diperoleh di perusahaan efek dan atau bank kustodian dimana para pemegang saham membuka sub rekening efeknya, dan bagi pemegang saham warkat dapat diambil di BAE mulai tanggal 10 Juli 2017.

Jakarta, 25 April 2017

PT Kimia Farma (Persero)Tbk

Direksi

 

* Bukti Iklan Ringkasan RUPS Perseroan Tahun Buku 2016