Profil Kimia Farma

PROFIL KIMIA FARMA

Kimia Farma adalah perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1817. Nama perusahaan ini pada awalnya adalah NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co. Berdasarkan kebijaksanaan nasionalisasi atas eks perusahaan Belanda di masa awal kemerdekaan, pada tahun 1958, Pemerintah Republik Indonesia melakukan peleburan sejumlah perusahaan farmasi menjadi PNF (Perusahaan Negara Farmasi) Bhinneka Kimia Farma. Kemudian pada tanggal 16 Agustus 1971, bentuk badan hukum PNF diubah menjadi Perseroan Terbatas, sehingga nama perusahaan berubah menjadi PT Kimia Farma (Persero). Mencatatkan saham perdana untuk publik (IPO) pada tanggal 4 Juli 2001 dengan kode emiten KAEF dan komposisi saham 90,025% milik pemerintah dan 9,975% milik publik. Melalui proses inbreng yang dilaksanakan Pemerintah Republik Indonesia pada 28 Februari 2020, kepemilikan saham 4.999.999.999 saham seri B dialihkan kepada PT Biofarma

Latest News

Tema Korporat Kimia Farma Thn 2022

Kimia Farma mengawali Tahun 2022 dengan Syukuran & Doa bersama seluruh Insan Kimia Farma yang berada di seluruh Entitas anak usaha. Mulai dari Indonesia, hingga Arab Saudi. Acara ini diadakan secara hybrid (offline dan online) dengan mengusung tema Go Fast To The Next Level yang akan mengiringi semangat kerja Insan Kimia Farma di penjuru dunia

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan

RUPSLB menyetujui untuk menerbitkan saham baru dalam rangka Peningkatan Modal dengan HMETD untuk jumlah sebanyak–banyaknya 2.779.397.000 (dua miliar tujuh ratus tujuh puluh sembilan juta tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu) saham seri B dengan nilai nominal sebesar Rp100,00 (seratus rupiah) per saham melalui mekanisme Penawaran Umum Terbatas (PUT)

Corporate Social Responsibilities

Komitmen Tanggung Jawab Sosial

Pelaksanaan program CSR merupakan wujud apresiasi Perseroan terhadap kontribusi dan dukungan masyarakat kepada perkembangan Perseroan untuk kepentingan pembangunan manusia dan lingkungan. Kimia Farma senantiasa menelaah dampak sosial, ekonomi dan lingkungan dari aktivitas operasionalnya serta terus berupaya untuk meningkatkan nilai tambah dengan menerapkan program CSR yang tepat sasaran