KERJASAMA SINERGI KIMIA FARMA DAN PERTAMEDIKA IHC

Jakarta, 21/09/2022 - Dalam upaya mewujudkan ketahanan kesehatan nasional, PT Kimia Farma Tbk bersinergi dengan PT Pertaminan Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (IHC) melalui penandatangan Nota Kesepahaman untuk sinergi layanan klinik kesehatan yang dimiliki kedua perusahaan.

Penandatanganan dilakukan pada Rabu (21/9), di Kantor Pusat PT Kimia Farma Tbk, Jalan Veteran No 9, Jakarta Pusat. Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk, David Utama beserta jajaran, Plt Direktur Utama IHC, Drg. Mira Dyah Wahyuni, MARS, Direksi PT Kimia Farma Diagnostika, serta tamu undangan lainnya.

Sebagai informasi, Kimia Farma memiliki 410 klinik kesehatan dan IHC memiliki 75 rumah sakit serta 143 klinik kesehatan di seluruh Indonesia, sehingga sinergi diharapkan mempermudah akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat.

"Melalui sinergi ini, peran BUMN sebagai agen pembangunan dapat terwujud sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan komprehensif", kata Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk, David Utama

Kolaborasi klinik pratama Kimia Farma dan IHC akan memperluas layanan open provider Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan membuka akses rujukan prioritas dari klinik Kimia Farma ke rumah sakit jaringan IHC. Adanya klinik utama KFD dan IHC sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL), yang bekerjasama dengan BPJS, akan menjadi feeder klinik utama. Serta, kerjasama antara rumah sakit IHC dan laboratorium KFD dalam program rujuk merujuk pemeriksaan laboratorium.

Layanan lain dari sinergi kluster BUMN sektor kesehatan ini adalah IHC Telemed, dimana tenaga medis pada klinik KF yang tidak memiliki spesialis/sub-spesialis dapat melakukan telekonsul dengan spesialis/sub-spesialis di jaringan rumah sakit IHC melalui aplikasi IHC Telemed.

Plt. Direktur Utama IHC Drg Mira Dyah Wahyuni, MARS menambahkan, upaya sinergi BUMN ini merupakan tindak lanjut pencapaian visi BUMN untuk menciptakan eksistem kesehatan di Indonesia, dalam klaster BUMN Kesehatan.

"Hal ini sejalan dengan peran IHC sebagai Holding Rumah Sakit dan membangun layanan kesehatan yang berkelanjutan, melalui kerjasama ini IHC dapat semakin menjangkau seluruh masyarakat," jelasnya